HOMESCHOOLER Mom

Foto saya
a mom of homeschool twinnies (boy and girl), an ex architect, a lecturer, a crafter, and a children book's author and illustrator. loves drawing, crafting, illustrating, making pretty things..

Hi there...

Thanks so much for taking time out of your day to stop by my little space! i am happy to share my daily activities (homeschooling, green living, writing, ilustrating & crafting) and hope you enjoy it...

-Dini-

dkwardhani@yahoo.com



Kamis, 11 Desember 2014

Tips Suka Membaca ala Adit dan Keni

Beberapa kali saya mendapat pertanyaan gimana sih biar anak suka baca? 




Alhamdulillah... Adit dan Keni termasuk anak yang gemar buku, mereka akan membaca buku dimana saja, kapan saja (saat menunggu jemputan, saat nginep di rumah Eyang, saat menunggu makan malam dll). Adit dan Keni sudah suka buku sebelum mereka bisa membaca. Bahkan mereka tertarik belajar membaca karena ingin bisa membaca sendiri buku-buku yang ada di rumah.

Ini adalah sedikit pengalaman yang bisa saya bagi:

1. Awalnya harus menumbuhkan minat dulu sejak usia dini, dengan cara memperkenalkan berbagai jenis buku. Jaman anak-anak kecil saya perkenalkan beberapa ragam buku (di Indonesia jarang biasanya ini buku import, tapi bisa saja kita pinjam di perpustakaan, beli seken atau bahkan bikin sendiri.) :
- touchbook, buku yang permukaannya bisa diraba - ada kasar halusnya
- softbook, buku dari kain disebut juga buku bantal
- boardbook, buku dari karton tebal
- puzzle book, puzzlenya jika disusun bisa jadi buku
- picbook, buku yang gambarnya lebih dominan dari pada ceritanya
- quite book, buku tanpa teks

2. Tumbuhkan kebutuhan, dengan cara jika adit dan keni ada pertanyaan biasanya mereka akan mencari jawabannya di buku.

3. Tumbuhkan kebiasaan, sehari satu buku atau menjelang tidur satu buku.
- Saya pernah mendatangi sekolah yang mereka punya sesi "Drop every thing and read!" semua murid membawa buku ditaruh di keranjang dan setiap pagi mereka ambil buku yang ada di situ dibaca bergantian.

4. Kondisikan suasana membaca, dengan membuatkan perpustakaan mini atau pojok baca. Buat senyaman mungkin, dengan meja kecil, bantal karya Ibu dan lain-lain. Beri tanggung jawab merawat dan mengembalikan buku sesuai kategorinya.

5. Bapak dan Ibu punya kebiasaan menraktir anak-anak dengan buku, saat wiken atau saat anak-anak sudah melakukan sesuatu yang baik.

6. Ajak ke perpustakaan kota, bazzar, pameran buku dan toko buku 
 *serumah ngga hobby nge-mall :D 

7. Saat belum bisa membaca buku, biasanya mereka memilih satu buku untuk dibacakan sebelum tidur. Esok malamnya, coba minta si kecil untuk menceritakan ulang buku yang sudah dibaca kemarin, biarkan ia berimprovisasi dengan cerita yang sudah dibacanya.

8. Beri apreasiasi atas kesukaannya terhadap buku, bisa berupa pujian, usapan di kepala, pelukan dan yang lainnya.

9. Ngga perlu "esmosi jiwa", jika anak merobek buku, mencoret, atau ketumpahan sesuatu. Saya pun pernah mengalami itu. Jika kita esmosi maka anak akan mengganggap kita jauh lebih sayang buku daripada mereka :D

10. Saran terakhir adalah kurangi TV dan gadget, ini serius hehehehe... bukan steril dari keduanya, tapi yang jelas keduanya menyedot fokus anak, mereka akan sangat suka dan anteng dengan kedua hal tersebut memang dan ini kadang membuat orang tua senang :D karena ngga repot nemenin.

Yang jelas antusiasme terhadap buku itu menular secara alami. Jadi jika ingin anak suka membaca, kuncinya Ibu dan Bapak harus antusias juga terhadap buku-buku dan bacaan.

Sudahkah membaca buku hari ini?

Salam 




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

you might also like these stories

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...