HOMESCHOOLER Mom

Foto saya
a mom of homeschool twinnies (boy and girl), an ex architect, a lecturer, a crafter, and a children book's author and illustrator. loves drawing, crafting, illustrating, making pretty things..

Hi there...

Thanks so much for taking time out of your day to stop by my little space! i am happy to share my daily activities (homeschooling, green living, writing, ilustrating & crafting) and hope you enjoy it...

-Dini-

dkwardhani@yahoo.com



Tampilkan postingan dengan label on media. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label on media. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 April 2014

Craft It Now is on amazon.com

Craft It Now: 75+ Simple Handmade Projects 

by Shannon E. Miller (Editor)

Minggu, 04 November 2012

Capungmungil on Surya Post

Ya Allah.. it is a very-very fast interview i ever had 
I get called by Mas Irwan from Surya Post on Tuesday, get interviewed on Thursday and get published on Sunday morning (today)..
Alhamdulillah.. may this article inspires you


here is the link, you can read it here
http://surabaya.tribunnews.com/2012/11/04/capung-mungil-terbang-ke-jepang


Sabtu, 08 September 2012

my TUTO on Magazine

you know what..?? the most happy things on crafting is sharing.. sharing our passion, sharing our dream, sharing our skill, yes indeed ^^..

and here are my tuto on magazine 

a. Sajadah Tutorial on Bonus SEKAR Magazine June 2010

 b. Cupcake Curtain Tie on Ummi Kreatif UMMI Magazine June 2012

c. Cute Coaster on Jari Lentik AULIA Magazine June 2012

Alhamdulillah.. and a bunch of thanks for mb Mutia AULIA, mb Noni UMMI, and mb Ira SEKAR

Selasa, 10 April 2012

Capungmungil on PojokUtakUtik (exclusive interview)

Dear All.. i have got exclusive interviewed by mb Hany from pojokutakatik


wanna read it?
here are some questions made for me


Saat ini kerajinan/crafts kan sedang booming di Indonesia, hampir semua jenis kerajinan sudah dikenal di Indonesia, punya banyak penggemar dan ditekuni teman-teman crafters,  diantara sekian banyak jenis kerajinan ini,  kenapa mbak memilih felt? Pernah tidak terlintas keinginan untuk mencoba jenis kerajinan lainnya, tatting atau  jewelry making misalnya?

and the answer? click here



Saya perhatikan felt ini yang belakangan ini paling populer, setelah sebelumnya clay sempat mewabah. kepopuleran felt ditandai dengan banyaknya jumlah teman-teman yang menekuninya. Aneka macam  kreasi diciptakan dengan bahan ini, apa yang menjadi ciri khas kreasi felt made in mbak Dini?

and the answer? click here


Di blog capungmungil diungkapkan sederet aktivitas mbak, menulis, mainan edukatif, ilustrasi. Apakah semua kegiatan tersebut saling berkait satu sama lain, misalnya menulis hanya tentang felt educative toys? bagaimana dengan ilustrasi?

and the answer? click here



it was so much fun, thank you so much mb Hany ^^


Rabu, 28 Maret 2012

Me on Aulia April 2012

Dear All..

alhamdulillah..again and again..
Me on AULIA MAGAZINE for muslimah -April 2012-.. 
a ton thanks to mb Santi Soekanto, mb Mutia dan mb Tya for interviewing me and give me a chance.

I am so honoured it is a dream come true. 

me on AULIA

Aulia Crew




Salam

Sabtu, 24 Maret 2012

Capungmungil on felting.craftgossip.com

Oh my Good.. I am truly happy..that finally I am able to post my tutorial here..

Thank you Linda from felting.craftgossip.com ^^



can you read it? :)

Dini lives in Indonesian and hosts “capungmungil” blog.  She is an amazing designer and is into writing children’s books. Today I will cover her stunning felted flowers and her beautiful patchwork quilt from felt.  Check out her blog for the flower tutorial.  Thanks Dini for sharing.

Kamis, 22 Maret 2012

Capungmungil on Jawa Pos - FOR HER

Alhamdulillah.. what a gift
I always dream to have a page on newspaper about capungmungil and me...hehehe a little dream that i always keep secret.. 

how lucky me.. miss Nora from Jawa Pos sent a short message for interview appointment. 


Bentuk Lucu, Bisa Dipakai Belajar

            Flanel umumnya dijadikan benda pajangan atau pernak-pernik. Tetapi, di tangan Dian K. Wardhani, flanel ”disulap” menjadi benda yang bernilai edukasi. Dia juga menyebarkan ”virus” flanel lewat buku karyanya.
           Tekstur kain flanel yang lembut dan warnanya yang catchy menarik minat Dini –sapaan Dian K. Wardhani- untuk mengutak-atiknya. Namun, Dini tak ingin membuat benda pajangan saja. Dia ingin menghasilkan sesuatu yang punya nilai lebih. Dini pun membuat mainan untuk anak yang sekaligus bisa digunakan untuk belajar.
            ”Flanel warnanya bagus dan sangat menarik. Kainnya pun lembut sehingga aman untuk balita. Kombinasi yang pas,” tutur Dini. Dia lantas membuat soft book berisi angka-angka, huruf, mengenal warna, hewan-hewan, yang bisa dijadikan bahan ajar untuk anak usia balita.
            Dini menggeluti flanel sejak 2007. Ketika SMA, alumnus Arsitektur ITB itu membuat kerajinan dari bunga kering. Projectbesarnya adalah ketika sang kakak menikah. Dini membuat souvenir handmade sejumlah 750 buah dari bahan bunga kering. Kertasnya memakai kertas daur ulang. Sejak kecil, Dini juga dikenalkan dengan jahit-menjahit oleh sang ibu. Lantas dia memilih untuk menekuni flanel.
            Dalam menghasilkan edutoys berbahan flanel, Dini harus mempelajari sisi edukasi dan psikologi anak. ”Misalnya, anak usia satu tahun, edutoys yang cocok yang seperti apa. Bisa diawali dengan belajar angka, huruf, atau mengenal warna. Untuk usia dua tahun, berikan yang lebih menantang, misalnya mainan yang bisa dibongkar pasang,” terang ibu dua anak kembar, Keni dan Adit tersebut.
            Edutoys Dini bisa diberikan kepada balita yang telah melewati masa oral. Di masa oral, bayi umumnya akan memasukkan benda apa saja yang dia lihat ke dalam mulutnya. Untuk mengantisipasi hal itu, Dini menjahit elemen-elemen flanelnya sehingga lebih aman.

Sebarkan ”Virus” Flanel lewat Buku




            Dini menemukan keasyikan dalam mengutak-atik kain flanel menjadi benda apa saja. Dia ingin menyebarkan ketertarikan terhadap flanel kepada orang banyak. ”Tidak ada yang susah untuk dipelajari. Kalau ada yang bisa, harusnya semua orang juga bisa,” ujarnya. Menurut Dini, aplikasi flanel cukup mudah dan bisa dikerjakan sendiri. Tak perlu menggunakan jahit mesin pun jadi.
            Perempuan yang tinggal di kota Apel, Malang, ini pun berpikir untuk membuat buku tentang flanel. Cara itu dia pilih lantaran bisa diakses oleh lebih banyak orang. ”Kalau misalnya saya bikin semacam kursus membuat flanel, hanya peserta saja yang dapat. Kalau bikin buku, sharing ilmunya bisa ke lebih banyak orang,” ujarnya.
            Saat ini Dini sudah menghasilkan dua buku, yaitu Bantal Unik dan Lucu serta Flanel untuk Makeover. Di dalamnya, terdapat foto-foto kreasi flanel sekaligus cara membuatnya. Dalam waktu dua bulan mendatang, akan ada dua buku lagi yang dia rilis. ”Yang satu, flanel untuk bisnis. Satunya lagi flanel untuk remaja, kebanyakan model aksesori,” sebut Dini.
            Sebagai dosen dan ibu dari dua anak, Dini harus membagi waktu antara pekerjaan, keluarga, dan aktivitas hobinya. Menurutnya, hobi juga menuntut komitmen. ”Ada yang awalnya suka, lalu di tengah-tengah tidak bersemangat lagi, bosan, akhirnya berhenti. Butuh komitmen yang tinggi untuk terus menjalankannya,” papar Dini yang mulai mengenalkan hobi flanel kepada anak-anaknya itu.
            Membuat buku berarti Dini harus menyediakan waktu tambahan di luar aktivitas sehari-harinya. Proses penggarapan buku-buku tersebut tentu tidak sebentar. Dini harus menyiapkan konsep serta benda-benda flanel yang dijadikan materi buku. ”Untuk satu buku, persiapan sekitar enam bulan. Setelah barang-barangnya jadi, difoto, sambil saya siapkan naskahnya. Lalu masuk penerbit,” terangnya.
            Ide bisa didapat dari mana saja. ”Melihat majalah, browsing, memperhatikan gambar iklan, bisa muncul ide untuk membuat benda atau pola baru,” ucapnya. Prinsipnya, lanjut Dini, tak boleh ikut arus. Ciptakan kreasi sendiri. ”Untuk awal, bisa meniru pola yang sudah ada. Lalu selanjutnya, kembangkan imajinasi untuk membuat pola yang khas dan unik,” ujar Dini. (nor)




Selasa, 14 Februari 2012

Capungmungil on Indonesian Crafter's Blog

It's really an awesome interview.. I get interviewed by Indonesian Crafter for Crafter of the Month (CotM) first Edition.. it's such an honour. Yeaaah.. I am one of the Indonesian Crafter's Admin. I founded Indonesian Crafter Group on FB about 2 months a go. 
Now we a have almost 200 member. It is a lot of fun.


Spesial thanks to Dini Kunianing, a girl behind Indonesian Crafter's Blog


Craft + Toys + Education = Edutoys from Capungmungil
Hallo...hallo...


Minggu kedua setiap bulan blog ini akan diisi dengan profil salah satu member Indonesian Crafter atau biar keren sebutannya Crafter of the Month aja yah. Edisi pertama CotM (Crafter of the Month) ini dibuat khusus untuk pelopor grup IC, Mommy Dian Kusuma Wardhani atau biasa dipanggil Dini dengan brand-nya Capungmungil.


Member IC mungkin sudah banyak yang kenal dengan ibu dari dua orang anak kembar ini. Sarjana Teknik Arsitektur ITB ini adalah dosen di Universitas Brawijaya Fakultas Teknik yang mulai mengajar sejak awal Januari 2008. Ibu dari si kembar Keni dan Adit ini sudah memulai debut pertamanya menjadi seorang crafter sejak akhir tahun 2007, jadi saat mulai hamil sudah mulai mengerjakan karya pertama craft-nya hingga sekarang. Sekarang lebih konsentrasi untuk menulis buku anak (buku cerita dengan ilustrasi dari bahan flanel). Karyanya yang dikenal adalah mainan anakedutoys yang terbuat dari bahan kain flanel.


Berikut sedikit hasil wawancara yang menyengkan dengan owner Capungmungil di Sabtu sore.
Dulu pertama kali ketika memutuskan untuk memasuki dunia craft, apa karya pertamanya? Dan kenapa memilih edutoys?
Dari awal sebetulnya bikin edutoys, inginnya bikin sesuatu yang punya added value. Ga hanya lucu tapi juga berfungsi dan banyak manfaatnya. Edutoys yang pertama itu bentuknya softbook, storyboard, dan cutie cubic. Edutoys dipilih karena suka dengan dunia anak, suka gambar-menggambar, ingin membuat sesuatu yang memperkuat bonding (ikatan) antara orangtua dan bayinya. Edutoys cukup mewakili keinginan mendesain, membuat gambar-gambar lucu yang tidak hanya berfungsi sebagai pernak-pernik tapi punya nilai plus menstimulur bayi, termasuk mengedukasi orangtuanya juga. Karena banyak orangtua yang tidak bisa atau bingung ngajak main bayinya.




wanna read the whole story.. check this out 
http://indonesiancrafters.blogspot.com/2012/02/craft-toys-education-edutoys-from.html

Jumat, 03 Februari 2012

Capungmungil On Nova

Selasa, 24 Januari 2012

Capungmungil on Craftsy

I am so happy that now.. we (crafter) have a new crafting website that we can learn on-line with on-line course, sell our pattern with free hosting, post our recent project and get free tutorial. IT's Totally awesome.. and of course  i will take part in it. So now you can find capungmungil on craftsy..

here some projects that I post on craftsy



hopefully i will be able to sell my pattern on craftsy pattern soon


Minggu, 27 November 2011

Capungmungil, Berkreasi Lewat Hati

berikut ini sedikit cuplikan wawancara antara mas Nunuw dari tobucil's handmade dengan saya ^^V

Jumat, 18 November 2011

Bulan ini sepertinya Tobucilhandmade lagi hobi jalan-jalan. Setelah sebelumnya berasoy-geboy bersama panasnya Ibukota, kali ini sejuknya udara Malang bersama Dini Capungmungil menjadi perhentian selanjutnya (ngaku-ngaku, padahal belum pernah ke Malang, hehehe). Surat-surat elektronik saling berbalas, janji-janji wawancara ditepati, dan percakapan pun dimulai…    

Hello Capungmungil… Kayaknya makin sukses aja, nih, hehe. Sempet masuk acara Laptop Si Unyil, ya? Gimana, tuh, cerita-ceritinya?
Ceritanyaaaa... hehehe..Honestly, saya mendapat telepon di suatu siang dari Trans7.Dari ngobrol itu mereka tertarik. Kebetulan krutrans7 lagi ada syuting di seputaran Malang, jadi langsung nembak “bu, syutingnya hari minggu besok ya,” padahal kita belum prepare nih… Ya wis saya panggil ponakan-ponakan untuk ikutan syuting. Dari jam 8 pagi kelar jam 12 siang. Ponakan sempet ngambek juga karena baru tahu kalo syuting itu kudu diulang ulang hehehe…

Iya, jadi crafter sajalah daripada jadi artis hihihi. Oh, ya. Kenapa, kok, dinamainnya Capungmungil? Padahal, kan, capung aslinya enggak mungil-mungil amat, hehehe…
Karena enak didengar… ca-pung-mung-il..Saya sering amati kalo bikin tag ataubrand untuk anak-anak seperti baju atau mainan itu pake lebah, kepik atau kura-kura… Saya pikir capung lucu juga dan gak kalah kiyut.. kalau kecoa mungkin ngga cocok kali yaa :D



lengkapnya bisa intip di sini yaaa Capungmungil, Berkreasi Lewat Hati

thanks to all tobucil's handmade crews hehehe

Minggu, 03 Juli 2011

Capungmungil on Media

Bagi yang penasaran..





1. Thanks to Mother and Baby magazine yang telah merekomendasikan storyboard dan softbook capungmungil di edisi april 2009 :) dalam 30 best buy  

special thanks to : vanda yulianti dan yosi avianti


2. Capungmungil Edutoys masuk 15 finalis wanita wirausaha Femina - BNI 2009

3. Capungmungil on Ide Usaha Good Housekeeping Magazine Januari 2010. Thanks to Good Housekeeping Magazine edisi Januari 2010 yang telah meliput Capungmungil @ rubrik Good Money-Ide Usaha
special thanks to mbak Sanita Deselia GH


4. Capungmungil on booklet Wanita dan Wirausaha : Peluang Bisnis Bagi Wanita, Good Housekeeping Magazine-BNI 2010

5. Special thanks to Femina Magazine edisi Januari 2010 yang telat mereview bisnis mainan edutoys Capungmungil dalam artikel "bermain di Pasar Lokal"

6. Capungmungil as 100 wanita inspiratif Nova 2010


7. Capungmungil's Finger Puppets on Kompas Minggu. 
Thanks to Komunitas Indonesia Mendongeng

8. Beanbag hasil aplikasi capungmungil kolaborasi dengan bemybean mejeng di Media Indonesia Sabtu, 18 Juni 2011 thanks to www.bemybean.com
special thanks to: cherie annissa, Estie Budiutami dan Kiki Zakiyatus

9. Capungmungil an Me di Tabloid Nova Agustus 2011
Thanks to mb Noverita 


10. Flanel Make Over di Good Housekeeping September 2011
Thanks to : Mb Sanita Deselia


10. Capungmungil on Sekar Agustus 2011


11. Flanel Make Over on Femina Agustus 2011


12. Math Craft on Mother and Baby Mag Juli 2011
13. Flanel untuk Make Over ada di Chic Magazine Edisi 106 edar 11-25 Januari 2012

you might also like these stories

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...